Kondisi Lingkungan Yang Dapat Mempercepat Timbulnya Karat Pada Steel Bar Di Beton


Klorida:
Ion klorida dapat menembus film oksida pasif pada tulangan. Mereka bergabung dengan ion besi untuk membentuk besi klorida yang larut kompleks yang membawa besi ke dalam beton untuk kemudian dioksidasi (karat). Setelah klorida mencapai tingkat sekitar 0,15% (klorida yang larut dalam air
oleh massa semen) dalam beton, korosi dimulai. Beton dapat terkena klorida dari beberapa sumber yang berbeda, termasuk: klorida yang mengandung set akselerator, garam deicing, air laut, dan garam udara.
Karbonasi:
Karbonasi adalah proses dimana karbon dioksida di udara bereaksi dengan hidroksida dalam beton seperti kalsium hidroksida, untuk membentuk
karbonat. Reaksi ini secara signifikan menurunkan pH. Ketika pH beton di sekitar baja tulangan tertanam turun di bawah 12,
lapisan oksida pelindung hilang, dan proses korosi dimulai.
Hujan Asam/Polusi industri:
Asam menyerang beton dengan melarutkan pasta semen dan agregat berkapur. Mereka juga mengurangi pH beton, memungkinkan
proses korosi dimulai. Polutan seperti sulfat menyerang beton dengan bereaksi dengan senyawa terhidrasi dalam semen yang mengeras
tempel. Reaksi ini dapat menyebabkan disintegrasi beton, membuat tulangan tertanam lebih rentan terhadap serangan korosif
Copyright 2021 Kiluan Bangun Selaras.