Performance Flooring
Merupakan bahan material Construction Chemical yang dipergunakan khusus untuk lantai di area industri dan area tertentu yang memang membutuhkan persyaratan khusus seperti area dengan paparan kimia, lantai anti static dan lantai decorative. Pekerjaan pelapisan permukaan pada lantai beton, menggunakan material epoxy atau PU / Polyurethane.
Tipe performance flooring berdasarkan proses aplikasi :
-
Polyurethane Concrete
Menciptakan lantai yang tahan terhadap bahan kimia, abrasi, dan fluktuasi suhu. Ini sering digunakan di lingkungan industri, seperti pembuatan makanan dan minuman, gudang, dan pabrik produksi.
-
Polyurethane Resin
Resin sintetis yang terbentuk dari reaksi poliol dan isocyanate dengan desain anti-selip, sangat tahan terhadap sinar UV, pengurangan suara benturan, desain dekoratif, higienis.
-
Non-Solvent Epoxy Resin
Pelapis lantai dengan bahan dasar water based dan dapat diaplikasikan seperti lantai perumahan, lantai ritel, lantai komersial, dan lantai industri.
-
Cementitious
Pelapis lantai yang terbuat dari semen atau campuran semen dengan bahan kimia tertentu yang memiliki sifat kuat, tahan lama, dan fleksibel
-
Anti-Static Floor
Lantai yang dirancang untuk mencegah listrik statis. Lantai ini banyak digunakan di industri untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja Iron Armour Joint,
-
Iron Armour Joint
Perkuatan pada construction dan expansion joint di lantai beton.
-
Reactive Liquid Hardener
Cairan pengeras lantai yang berfungsi untuk memperkuat dan melindungi lantai beton. Sering digunakan di lingkungan Gudang, pabrik, tempat parkir dan pelabuhan.